Hidup terasa tak adil? Ingatlah! Tuhan Mempunyai Cara Sendiri Untuk Memberikan Keadilan Kepada Siapa yang Dikehendakinya.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera untuk kita semua.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas sebuah bahasan penting
lainnya, yang dengan pembahasan ini diharapkan dapat memotivasi hidup kita
kedepannya, yang kita sendiri tidak tau kapan tanggal expired hidup kita.
Saya sendiri bukan seorang motivator atau fasilitator, tapi apa salahnya kita
saling berbagi makna hidup dan indahnya hidup, agar hidup kita bersama menjadi
lebih indah. Simaklah saudaraku…..
Sebelum
membaca artikel ini, ada baiknya saudaraku baca dulu artikel saya yang sudah
saya postingkan beberapa hari yang lalu yang berjudul “Apa itu Hidup? Kapan
Hidupku Expired?”, “Hidup dengan Baik. Bagaimana Cara Hidup dengan
Baik?” Dan juga satu artkel yang menarik lainnya yang berjudul “Hidup dengan
Keluhan? Berhentilah Mengeluh dalam Hidupmu”, karena artikel ini adalah lanjutan dari kedua artikel tersebut.
Saudaraku, seringkali kita menjumpai pertanyaan seperti diatas.
Hidup terasa tak adil, banyak maslah yang menimpa hidup kita, bahkan tak ada
ujungnya. Tapi, ingatlah saudaraku! Tuhan punya cara sendiri untuk bersikap
adil pada siapa saja yang dikhendakinya. Mari kita baca penjelasan singkatnya
melalui tulisan ini. Dengan mengucap bismillah, semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat
bagi saya pribadi dan bagi kalian semua saudaraku. Aamiin
Kita mulai dari pembahasan pertama.
1.
Keadilan hidup
Berbicara tentang keadilan hidup,
perlu dipertegas lagi kita melihatnya dari sisi apanya, apakah dengan kita
hidup miskin, kita sakit, kita tidak mempunyai pekerjaan, dan sebagainya
menunjukkan bahwa Tuhan tidak adil pada kita? Tapi sebaliknya, jika kita hidup
kaya, harta melimpah, pekerjaan mapan, rumah mewah, mobil mahal, dan
sebagainya, apakah ini menunjukkan Tuhan telah adil pada kita? Sekali-kali
tidak saudaraku.
Kita harus bijak dengan takdir yang
diberikan Tuhan pada kita. Banyak orang kaya tapi makannya tidak bisa
sembarangan karena mengidap suatu penyakit tertentu, banyak orang kaya punya
mobil banyak dan rumah mewah tapi tidak bisa menggunakan semuanya secara
bersamaan. Maka dari itu, melalui tulisan ini saya pribadi mengajak kalian
semua para saudaraku untuk membuka diri dan pemikiran kita bahwa Tuhan telah
sangat adil pada kita. Dilihat dari segi apanya? Simaklah penjelasan
selanjutnya.
2.
Tuhan sudah sangat adil pada kita
Mungkin kita menjawab, tidak. Tidak,
Tuhan tidak adil pada kita. Buktinya hidup saya susah sekali. Sebentar
saudaraku, jangan terburu mengambil kesimpulan.Coba bayangkan, dari kita bayi sampai
kita besar seperti sekarang, apakah pernah tiba-tiba Tuhan mengambil indera
penglihatan kita secara langsung, dan indera-indera yang lain dalam tubuh kita.
Pernahkah?
Berbahagialah saudaraku, banyak di
luar sana yang memiliki organ tubuh yang tidak lengkap, maaf. Bisa dibayangkan
jika hal itu menimpa kita, pasti kita sangat sedih sekali dan merasa inilah
akhir hidup kita. Sekali lagi, tidak begitu cara menjalani hidup saudaraku.
Contoh lain, sepintar-pintarnya kita, seberapa banyak gelar yang kita dapat,
seberapa jauh dan mahal kita sekolah, pasti ada soal atau materi yang kita
tidak mengerti, ini hukum Tuhan saudaraku. Tidak ada manusia yang pintar
disegala aspek bidang kehidupan. Maka dari itu, pelajarilah kiat-kiat agar
Tuhan dapat adil pada kita. Simaklah pembahasan selanjutnya.
3.
Kiat-kiat agar Tuhan bersikap adil pada kita
Jujur, mungkin hidup saya tidak jauh
berbeda dengan kalian saudaraku, maka dari itu kiat-kiat yang akan saya
tuliskan hanyalah berdasarkan pengalaman pribadi saya langsung agar lebih
menguatkan hati kita untuk lebih terbuka menyikapi takdir Tuhan,
Kiat yang
pertama,
Dekatilah Tuhanmu, karena Dia-lah
yang menciptakan dan mematikanmu.Rajinlah beribadah kepada-Nya. Kerjakanlah
segala perintah-Nya dan jauhilah segala larangan-Nya. Mudah kan?
Kiat yang
kedua,
Mulailah hidup dengan apa adanya dan
sesederhana mungkin. Jangan berlebihan dalam hidup. Jangan selalu mau mengikuti
hidup orang kaya yang serba mewah. Jadilah hidup seperti apa adanya. Bagaiaman?
Bisa kan?
Kiat yang
ketiga dan terakhir,
Ingatlah bahwa kalian akan
meninggalkan dunia ini (mati). Jika kiat pertama dan kedua gagal, cobalah cara
terakhir saya. Percayalah, kematian sedang mengintai kita semua. Bisa besok,
lusa, minggu depan, bulan depan, bahkan tahun depan? Dengan mengingat kematian,
hidup kita menjadi tenang. Buktikanlah!
Oke,
sampai disini dulu penjelasan singkat saya. Nanti tulisan saya berikutnya yang
inspiratif ya saudaraku. Hidup itu harus
saling memberikan manfaat bagi yang lainnya. Sama seperti semua artikel yang
saya tulis di blog ini.
Jika
ada yang ingin dicurahkan, tulislah di halaman komentar ya saudaraku…
Jangan
lupa ajak teman-temanmu, kerabatmu, dan keluargamu semua untuk mengunjungi blog ini.
Tanpa
kalian semua, blog ini tidak akan bermanfaat.
Semoga
Allah melancarkan urusan kita semuanya. Aamiin
Wassalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam
indah dari saudaramu,
Arief
Ad-dhaif